Review Pemakaian Amazfit Stratos

Berikut review user saya untuk pemakaian Smartwatch Xiaomi/Huami Amazfit Stratos atau Pace 2 setelah pemakaian sekitar 10 bulan.
Beberapa reviewer luar atau dalam negeri kebanyakan hanya mengetengahkan review atas spesifikasi saja. Sedikit yang melakukan review atas pemakaian aktual pas olahraga.

IMG_9259 resizeAlasan utama memilih smartwatch ini spesifikasi dan fitur top dengan harga yang jujur, reasonable. Selaras dengan strategi bisnis produk-produk keluarga Xiaomi yang lain.
Lengkapnya bisa dilihat di websitenya langsung untuk spesifikasi .

Namun yang bisa di highlight sebagai berikut :

  • Basis android wear dengan prosesor Dual Core 1.25 Ghz yang didukung dengan RAM sebesar 512MB dan ROM 4GB, cukup mumpuni sih tapi seiring dengan banyaknya record olahraga, load data lampau kadang suka agak ngelag. Bisa diatasi dengan lihatnya di aplikasi smartphonenya saja (iOS/Android capable).
  • Bisa putar mp3 dengan koneksi bluetooth speaker.
  • Screen size 35mm, resolusi layar 300 x 320mm, cukup lega. Dengan material bezel Ceramic dan Kaca Gorilla Glass 3
  • Tahan air sampai 5 atm / 50 meter
  • Fitur multisport sampai 14 jenis olahraga, Run, Run treadmil, Walk, Swim pool, Swim Outdoor, Sepeda, Sepeda statis, Hiking/Climb, Eliptical trainer, Skiing, Tennis, Soccer, Jump Rope, dan yang buat saya penting mode Multisport Triathlon. Ini fitur premium yang biasa di merek sebelah muncul pada Smartwatch merek sebelah yang fiturnya mirip namun harga 2-3 kali lipat seperti Garmin 735XT atau 935. Continue reading “Review Pemakaian Amazfit Stratos”
Advertisements

Healthy Lifestyle Journey

Jadi begini ceritanya, tahun berganti tahun tiap medical check up saya selalu direkomendasikan dokter2 untuk rutin berolah raga. Bertahun2 pula saya mengabaikan saran dokter2, lha berat badan masih normal meski cenderung membuncit, kolesterol yaaaa masih di bawah ambang batas yaa klo diterusin bakal lewat juga sih, serta parameter yang lain masih cenderung okay. Alhamdulillah..

Namun makin kesini, kerasa tiap abis gawe, energy rasa-rasanya turun banget. Rasanya capai aja terus. Apalagi faktor umur yang udah middle thirties perlu lah ya mulai investasi waktu buat badan bugar.

Continue reading “Healthy Lifestyle Journey”

Jepara Menghadapi Suksesi

15 Februari 2017 nanti pilkada serentak Fase kedua akan kita hadapi kembali, termasuk dalam masa ini di Kabupaten Jepara.

Setidaknya telah ada 4 lebih bakal Calon Bupati yang telah mulai tampak di publik, diantaranya Subroto sang Calon Terkuat menurut pandangan penulis, Syamsul Anwar Seorang Pengusaha Muda yang tengah naik daun, Andang Wahyu Triyanto, Kol (Purn) Dwi Sujatmodjo, dll, namun anehnya incumbent Bupati justru menampik haknya untuk mencalonkan diri lagi di Pilkada 2017 untuk periode kedua. Usut punya usut berdasarkan berita berikut ini : http://m.semarangpos.com/2016/06/24/pilkada-2017-ditekan-bupati-jepara-tak-lagi-calonkan-diri-732250, seperti ada kondisi tertentu yg bikin Bupati Incumbent ini tak berniat untuk mengikuti kontestasi lanjutan, kabar burung, ini disebabkan oleh kasus hukum yang saat ini masih mendera, semoga saja bukan karena seseorang atau pihak yang memaksa beliau urungkan niat. Agak aneh jika ditekan hanya karena kasus kecil.

Continue reading “Jepara Menghadapi Suksesi”

Cities of Future strategic agenda

PricewaterhouseCoopers, in a study of Cities of the Future, highlight some of the trends shaping the strategic agenda for cities: trends which affect the majority of areas of civil, business and public life.

An increasingly important social trend is individualism – which has an important impact on the dialogue between a city and its citizens, who are increasingly demanding an informative and interactional and responsive service. ‘Today, we talk about the “I-generation”, which means people who are: individualistic, informal, informed,
interactive and international. Cities need to think of their citizens as consumers, and public services need to match standards of the best in the private sector.

Acceleration – Speed is increasing in many areas of life, driven by information and communication technology and the search for growth. Citizens and customers want online access to all public and private services and the ‘democratic dialogue’ increasingly demands rapid exchange of information between government and citizens. (One important exception for many people is the speed of travel in many cities: in London many journeys take as long as they did a century ago.)

Hi-tech and hi-touch – Technology is creating many new possibilities for the public sector, and has many implications for the delivery of services including administration, education, healthcare, communication, transport, etc. Yet the ‘hardware’ of technology must be accompanied by the ‘software’ of emotions, nostalgia, values, architecture and design, visions and dreams. ‘The environmentally-friendly, safe, secure and aesthetic
city is imperative for modern civic pride. Continue reading “Cities of Future strategic agenda”

Benchmark Pengeluaran Bulanan

Bagaimana sih kita bisa benchmark, sebenarnya pengeluaran kita per bulan itu boros gak sih, atau terlalu hemat gak sih, akhirnya ketemu data dari McKinsey, sebenarnya data mengenai ekonomi makro sih, yang menjabarkan secara umum potensi dan tantangan Indonesia ke depan sampai tahun 2030. Bisa diunduh disini, kebetulan dari berbagai data disitu, salah satunya dijabarkan mengenai hasil survey pola spending penduduk Indonesia. Tabelnya seperti berikut :

Spending

Metode yang dipakai untuk mendapatkan data tersebut adalah dari survei 5000-an responden di 44 kota di indonesia. Jadi cukup valid donk..

Nah keliatan kan, jadi makin besar pendapatan, kecenderungan orang Indonesia itu savingnya bagus tipikal orang Asia, pandai menabung, yang aneh adalah komponen Leisure, senang2 yang membesar seiring naiknya pendapatan, hmm bener juga ya pantesan orang2 sekarang klo liburan itu gak afdol kalo gak ke luar negeri.

Kesimpulannya adalah, ternyata dibanding rata-rata, pengeluaran bulanan kita terhitung cukup boros ya..

Cerita Ngurus Akta Kelahiran dek Zafran

Kali ini saya mau share mengenai proses mendapatkan akta kelahiran untuk anak kedua kami Zafran. Saya dan istri masih memegang KTP Jawa Tengah, ketika Zafran lahir di Duri, otomatis secara hukum pengurusan akta kelahiran harus di lakukan menurut asas peristiwa kelahiran, yakni di Duri. Saya lalu cari-cari lah informasi dan aturan administrasi yang benar bagaimana cara pengurusannya.

Pertama langsung pergi ke kantor Kecamatan Mandau, inilah pertama pergi ke kantor Kecamatan yang merangkap semua dinas yang ada di Kab. Bengkalis, maklum kabupatennya terlampau jauh, jadi kalau semua harus ngurus di kabupaten semua jadi tak efektif dan lari2nya orang2 Duri-Mandau minta pisah jadi Kabupaten sendiri, runyam kan..
Sekilas kondisinya tipikal kantor pemerintah di jawa sono, ketemu pegawai yang nyantai abis, semuanya serba manual, kecuali yg lg ngurusin e-KTP..:)

Ketemulah saya sama petugasnya, Abangnya masih muda sih, saya hanya bertanya gimana caranya bikin akta kelahiran utk yang bukan pemegang KTP daerah ini, jawabannya ketus, Oh, masih ‘PNS’ banget rupanya, baeklah biar saya yang melayani anda Pak, saya baca aja sendiri persyaratan di bill board di depan dia, Wait what? kok cuman persyaratan doank, gak ada info biaya resmi ? Hari gini di era keterbukaan..? Tanya Kenapa ? Continue reading “Cerita Ngurus Akta Kelahiran dek Zafran”

Principles Question for Diagnosing Business

This is awesome tools for you, business leader or entrepreneurs that intend to boost business performance, credit from Harvard Business Review.

1. First Principle
– Costs and prices almost always decline.
– How does your cost slope compare with your competitors’?
– What is the slope of price change in your industry right now, and how does your cost curve compare?
– What are your costs compared with competitors’?
– Who is most efficient and effective in priority areas?
– Where can you improve most, relative to others?
– Which of your products or services are making money (or not) and why?

2. Second Principle
– Your competitive position determines your options.
– How do you and your competitors compare in terms of returns on assets and relative market share?
– How are the leaders making money, and what is their approach?
– What is the full potential of your business position?
– How big is your market?
– Which parts are growing fastest?
– Where are you gaining or losing share?
– What capabilities are creating a competitive advantage for you?
– Which ones need to be strengthened or acquired?

3. Third Principle
– Customers and profit pools don’t stand still.
– Which are the biggest, fastest-growing, and most profitable customer segments?
– How well do you meet customer needs relative to competitors and substitutes?
– What proportion of customers are you retaining?
– How does your Net Promoter Score track against competitors’?
– How much of the profit pool do you have today?
– How is the pool likely to change in the future?
– What are the opportunities and threats?

4. Fourth Principle
– Simplicity gets results.
– How complex are your product or service offerings, and what is that degree of complexity costing you?
– Where is your innovation fulcrum?
– What are the few critical ways your products stand out in customers’ minds?
– How complex is your decision making and organization relative to competitors’?
– What is the impact of this complexity?
– Where does complexity reside in your processes?
– What is that costing you?

Tips Alokasi Anggaran Bulanan

Berikut catatan salah satu tips financial plammimg yang cukup jitu dari akun @pakarsaham. Bagaimana sih cara alokasi budget bulanan kita ?  Untuk anda yang masih meiliki hutang berjalan sarannya sebagai berikut :

  • Needs 50%
  • Debts 30%
  • Wants 10%
  • Saving 10%

Sedangkan bagi mereka yang tidak punya hutang, saran alokasinya menjadi :

  • Needs 50%
  • Wants 15%
  • Saving 15%
  • Investasi 20%

Beruntunglah bagi anda yang memiliki kemampuan Saving dan investasi melebihi porsi di atas..:)

 

 

Keuangan gak Bisa Direncanain

Pada dasarnya saya tidak percaya (baca: tidak bisa) akan perlunya perencanaan keuangan, why? why not…
Exactly, Perencana keuangan menyarankan kita agar sejak awal diplaningkan itu dana2 untuk masa depan, seawal mungkin..ya seawal mungkin, rada absurd, seawal mungkin berarti semenjak awal karir marilah kita mulai financial planning.

Susah, ini yang pasti kita pikirkan, dan memang begitu kenyataannya, di awal karir, sebagian besar dari kita akan menghadapi rentetan pengeluaran2 penguras kantong. You name it, Biaya nikah, housing, vehicle owning, anggaran punya baby, de el el…Jadi untuk awal karir anda, saya saranin gak usah ngoyo banyak2 berencana, toh dalam waktu dekat akan kepakai itu duitnya. Nikmati alur kehidupan. So, Dalam kondisi demikian, investasi yang berlaku adalah carilah gain setinggi2nya pada risk se-rendah2nya pada waktu se-singkat2nya.

Sekian..mari jaga investasi dan tabungan anda baik-baik. Seperti tagline Blog ini

//gambar punya Orang juga

Resume Cuap2nya Safir Senduk di Duri

Akhirnya sempet juga ngikutin cuap2nya Pak Safir Senduk yang lagi road show di Duri, taun ini saja sudah 2 kali beliau mampirkan diri ke Duri, sayang sebelumnya ga ngikut karena acara dikhususkan buat Ibu2..

Sebenarnya gak banyak yang baru yang disampaikan Bapak tersebut. Namun karena gaya omongnya yang asik, tetep aja hadirin dan hadirun tetap saja menikmati sajian banyolan berbalut tips2 finansial kelas wahid. Lagian tip2nya cocok banget memang buat pemirsanya yang 101% karyawan, Continue reading “Resume Cuap2nya Safir Senduk di Duri”